Alkitab dalam Satu Tahun 2022 bersama Nicky GumbelSample
Gunakan atau Kehilangan
Myra Hindley adalah salah satu pembunuh paling terkenal di abad ke-20. Kejahatannya hampir tidak dapat dipercaya. Namun, satu orang mau rela mengunjunginya dengan waktu yang cukup sering pada saat dia dipenjara.
Lord Longford (1905–2001) adalah seorang tokoh kontroversial yang menghabiskan sebagian besar hidupnya mengunjungi tawanan, termasuk Myra Hindley. Tidak ada yang dapat meragukan belas kasih dan kesetiaannya, baik kepada Tuhan maupun kepada orang-orang yang ia kunjungi.
Ketika dia meninggal, mantan tahanan bergabung dengan ratusan pelayat untuk mengucapkan selamat tinggal kepada orang yang telah menghabiskan hidupnya dengan setia berjuang untuk orang-orang buangan masyarakat.
Dia menemukan inspirasi dalam kata-kata Yesus dari renungan hari ini. Di ranjang kematiannya, dia bertanya kepada istrinya, 'Kamu tahu apa kutipan paling penting dari Alkitab?' Dia mengucapkan kata-kata terakhirnya dengan menjawab pertanyaannya sendiri, mengutip kata-kata Yesus: ‘ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku' (Matius 25:36).
Hidup bukanlah kompetisi yang harus kamu menangkan. Hidup tidak seharusnya menjadi perlombaan bagi orang banyak. Hidup adalah suatu hak istimewa yang sangat besar dan suatu kesempatan. Tuhan telah mempercayai kamu dengan karunia dan talenta, yang Ia ingin kamu gunakan. Gunakan atau kamu akan kehilangan karunia dan talenta yang telah diberikan kepada kamu. Dia setia kepada kita dan Dia mengharapkan kita untuk setia juga kepada-Nya.
Mazmur 18:43–50
1. Kesetiaan Tuhan
'Perbuatlah yang baik,' kata ahli filsafat Plato, 'karena semua orang yang kamu temui sedang berjuang keras dengan pergumulan mereka.' Alkitab bahkan memberi kita alasan yang lebih kuat lagi untuk selalu berbuat baik. Tuhan selalu baik kepada kita. Dalam kesetiaan-Nya, Dia menunjukkan kepada kita 'kebaikan yang tidak pernah gagal' (Ay.50).
Daud dapat melihat kembali kehidupannya dan melihat bagaimana Tuhan telah menunjukkan 'kebaikan yang tidak pernah gagal' kepadanya dan anak-anaknya dan cucu-cucunya, ('keturunannya', Ay.50). Tuhan telah membebaskannya dari semua 'serangan orang-orang' di sekitarnya (Ay.43a). Dia telah menempatkan dia dalam posisi kepemimpinan dengan tanggung jawab yang besar (Ay.43b).
Dia telah memberi Daud 'kemenangan besar' (Ay.50a) dan telah menyelamatkannya dan meninggikan dia (Ay.48). Daud memuji Allah dalam penyembahannya (‘Aku mau menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, Ay.49b), berterima kasih kepada Allah karena kesetiaan-Nya kepada orang yang ‘diurapi-Nya’ (Ay.50b).
Kamu juga 'diurapi' (2 Korintus 1: 21–22; 1 Yohanes 2:20). Tuhan akan menunjukkan kepadamu 'kebaikan-Nya yang tak pernah gagal' (Mazmur 18:50). Dia baik sepanjang waktu. Dan, jika kamu ingin menjadi seperti Dia, cobalah bersikap baik kepada orang lain setiap saat.
Terima kasih, Tuhan, atas kesetiaan-Mu kepadaku, bahwa Engkau menunjukkan kebaikan yang tidak pernah gagal. Bantu aku untuk berbuat baik kepada setiap orang yang kutemui.
Perjanjian Baru
Matius 25:14–46
2. Kehidupan yang setia
Bagaimana kamu bisa ‘setia’ (Ay.21,23)?
· Gunakan atau kehilangan
Tuhan itu murah hati dan baik hati. Dia memberi kita begitu banyak. 'Bakat' adalah sejumlah besar uang - mungkin setara dengan upah dua puluh tahun. Bahkan, orang dengan satu talenta pun diberikan begitu banyak. Dalam perumpamaan, talenta (ini adalah berasal dari kata bahasa Inggris ‘talent’) tidak hanya mewakili uangmu, tetapi juga karunia, keterampilan, waktu, energi, pendidikan, kecerdasan, kekuatan, pengaruh, dan peluang bagimu.
Tetaplah setia dengan apa pun yang telah kamu berikan. Tidak baik jika kamu berharap kamu mendapatkan lebih dari apa yang telah kamu berikan. Kamu hanya dipanggil untuk memberikan yang terbaik dari apa yang kamu miliki.
Untuk menjadi setia berarti gunakanlah karunia dan talenta yang Tuhan telah berikan kepadamu. Saya terkadang tergoda untuk menjadi seperti hamba ketiga yang berkata, 'Aku takut' (Ay.25). Kami menyembunyikan bakat kami karena kami takut gagal dan apa yang orang lain pikirkan tentang kami, atau kerja keras, dan tanggung jawab yang mungkin terlibat.
Telah dikatakan bahwa, 'Kesalahan terbesar yang cenderung dilakukan dalam hidup adalah dengan terus-menerus takut untuk tidak boleh sedikit pun melakukan kesahalan.’
Pelayan yang menerima lima talenta dan yang menerima dua talenta harus sama-sama mengambil risiko kehilangan semuanya. Melangkahlah dengan iman, gunakan karunia, dan janganlah takut meresikokan kegagalanmu.
Yesus berkata, pada dasarnya, ‘gunakanlah talenta yang sudah diberikan atau kehilangan talenta itu akan diambbil dari padamu’ (Ay.28–30). Jika kamu melakukan yang terbaik dengan apa yang kamu miliki, Tuhan akan memberi kamu lebih banyak dan berkata, ‘Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.’ (Ay.21, 23).
· Lihatlah orang-orang yang terkecil dan orang-orang yang kurang diperhatikan seolah mereka adalahYesus yang sedang menyamar
Yesus berkata, ‘sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku’ (Ay.40). Dia mengatakan kepada kita bahwa kesetiaan kepada-Nya ditunjukkan dalam apa yang kita lakukan untuk orang yang paling rentan dan paling membutuhkan di dunia kita (Ay.35–36,42-43):
- Kelaparan
Jutaan orang mati kelaparan. Setiap kali kamu memberi makan orang yang lapar, kamu bertemu dengan Yesus. Ibu Teresa berkata, 'Yang sekarat, yang tidak diinginkan, yang tidak dicintai - mereka adalah Yesus yang menyamar.'
- Orang asing
Menjadi tunawisma, pengungsi, atau pencari suaka adalah salah satu pengalaman paling menyakitkan dalam hidup. Ketika kamu bertemu dengan orang-orang 'asing' dan ketika kamu memelihara para tunawisma, memberi mereka tempat berlindung, dan mengundang mereka masuk ke dalam hati masyarakat, di saat itu jugalah kamu bertemu dengan Yesus (Ay.35b, 38).
- Orang sakit
Cara lain di mana kamu dapat bertemu dengan Yesus adalah melalui pelayanan terhadap mereka yang sedang sakit, apakah mereka sedang berada di rumah sakit, di rumah, atau di gereja. Setiap kali kamu berdoa untuk orang sakit, kamu memiliki kesempatan untuk bertemu dengan Yesus.
- Para tahanan
Mereka yang berada di dalam penjara sering berasal dari kategori 'yang terakhir dan yang paling kecil' dari masyarakat kita. Yesus menantang kita untuk meniru kasih karunia-Nya dan penerimaan akan 'orang berdosa'. Kita perlu mengingat bahwa kita juga adalah orang-orang berdosa yang diampuni.
Merupakan hak istimewa yang sangat besar untuk berkunjung ke penjara atau untuk merawat dan menasihati para mantan pelaku kejahatan. Aku mengingat apa yang dikatakan panglima umum itu kepada dinas penjara. Dia mengatakan bahwa ketika pertama kali dia masuk ke penjara, dia berpikir bahwa Yesus juga akan ikut bersamanya. Tetapi, dia segera menyadari bahwa Yesus sudah ada di sana. Dia mengatakan bahwa sejak saat itu, dia pergi ke penjara untuk bertemu Yesus.
Dalam semua ini Yesus berkata, ‘sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku’ (Ay.40). Yesus memberitahu kita bahwa ketika Ia datang kembali dalam kemuliaan akan ada penghakiman (Ay.31–33), dan itu akan menyebabkan terjadinya pemisahan yang akan mengejutkan orang-orang (Ay.37, 44). Bagaimana kita menanggapi Yesus ternyata memiliki konsekuensi yang kekal (Ay.30, 46).
Tuhan, terima kasih bahwa ketika aku a menjangkau orang-orang terkecil dan yang kurang diperhatikan , aku bertemu dengan-Mu.
Perjanjian Lama
Ayub 40:3–42:17
3. Kesetiaan Ayub
Tuhan telah memiliki rencana yang indah untukmu sejak saat kamu berada di dalam kandungan. Dia juga memiliki rencana indah untuk Ayub. Sejak awal, Ia telah merencanakan pemulihan dan berkat bagi Ayub.
Ayub diingat sepanjang sejarah karena kesetiaannya. Rasul Yakobus berkata, ‘kamu telah mendengar ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya’ (Yakobus 5:11).
Sekali lagi, Tuhan melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada Ayub yang membuatnya menyadari bahwa hanya ada beberapa hal yang 'terlalu ajaib baginya untuk diketahui' (Ayub 42: 3b). Ayub berpegang erat pada kesetiaan Allah, 'Aku tahu bahwa Engkau dapat melakukan segala hal; tidak ada rencana-Mu yang dapat digagalkan’ (Ay.2). Ini adalah janji indah untuk kamu dapat melihat janji indah ini dan mempercayai janji tersebut pada saat hal-hal dalam hidupmu tidak berjalan sesuai dengan rencanamu. Tuhan memiliki rencana yang lebih indah bagimu dan itu tidak akan pernah gagal.
Tuhan tidak berjanji memberikan kita kehidupan yang bebas dari masalah. Dia tidak menjawab semua pertanyaan-pertanyaan kita. Tetapi, Dia berjanji bahwa Dia ada bersama kita, menyertai kita di saat kita sedang mengalami masalah atau pencobaan..
Tuhan menyuruh Ayub untuk berdoa bagi teman-temannya yang telah menyakitinya, membiarkannya terjatuh, menuduhnya, menghakiminya, dan mengkritiknya (Ay.7–8). Ayub memaafkan mereka dan menunjukkan pengampunan sepenuhnya dengan berdoa bagi mereka. Ketika Dia menengahi mereka, Tuhan tidak hanya menerima doa Ayub untuk teman-temannya, tetapi juga 'Tuhan membuatnya menjadi makmur lagi dan memberinya dua kali lebih banyak daripada sebelumnya' (Ay.10).
Joyce Meyer menulis, 'Jika kamu melakukan perkara-perkara dengan cara Allah, Ia akan memberimu dua kali lipat untuk masalahmu.' 'Tuhan memberkati TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu’ (Ay.12). Seperti Daud, Tuhan menunjukkan kebaikannya kepada dia dan keturunannya. (Ay.16).
Ayub dipuji karena ketekunannya dalam menghadapi penderitaan (Yakobus 5: 10–11). Setan percaya bahwa penderitaan akan menyebabkan Ayub berpaling dari Tuhan. Ketekunan Ayub menunjukkan bahwa Setan salah. Dengan kejujurannya yang senantiasa bertahan, Ayub tetap dapat mempertahankan ibadahnya kepada Tuhan pada waktu suka maupun pada waktu pencobaan besar datang melanda.
Ketekunannya adalah contoh bagi kita untuk bagaimana menanggapi penderitaan. Ketika kamu menanggapi dengan ketekunan yang setia, Setan dikalahkan. Ayub adalah 'gambaran' dari Kristus. Melalui respon yang ditunjukkan Yesus dalam ketekunan dan kesetiaan dengan penderitaan-Nya di kayu salib, Setan telah benar-benar dikalahkan, sekali dan untuk selamanya.
Tuhan, bantulah aku untuk tetap setia dengan bakat yang aku miliki, sambil tetap berdoa bagi teman-temanku dan selalu bertekun seperti Ayub.
Pippa Menambahkan
Matius 25:14–30
Sekilas, bagian ini tampak sama sekali tidak adil - memberikan lebih banyak kepada orang yang sudah memiliki banyak. Saya merasa kasihan karena pria itu terlalu takut untuk menggunakan bakatnya. Saya dapat mengaitkannya dengan hal tersebut. Saya telah menghadiri banyak pertemuan dan berpikir jika beberapa pemikiran atau doa benar untuk disampaikan, tetapi saya tidak ingin saya melakukan suatu kesalahan , atau bahwa saya mungkin telah melewatkan sesuatu yang ternyata telah berubah dan kami sekarang malah sedang berdoa untuk perdamaian dunia. ! Apakah suatu kebanggaan pada diri kita jika kita tidak ingin terlihat bodoh? Jika kita pada dasarnya lebih berhati-hati dan lebih takut , kita mungkin perlu mendorong satu sama lain. Saya didorong oleh fakta di mana saya tidak ingin bakat sekecil apa pun yang saya miliki, diambil!
Ayat hari ini
‘Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.’ (Matius 25:21).
Notes:
Joyce Meyer, Everyday Life Bible, (Faithwords, 2013) p.812
Unless otherwise stated, Scripture quotations taken from the Holy Bible, New International Version Anglicised, Copyright © 1979, 1984, 2011 Biblica, formerly International Bible Society. Used by permission of Hodder & Stoughton Publishers, an Hachette UK company. All rights reserved. ‘NIV’ is a registered trademark of Biblica. UK trademark number 1448790.
About this Plan
Rencana ini membawa pembaca melalui keseluruhan Alkitab dalam satu tahun, termasuk bacaan dari Perjanjian Lama, Perjanjian Baru dan Mazmur atau Amsal setiap hari. Dikombinasikan dengan renungan harian dari Nicky dan Pippa Gumbel, rencana ini menuntun kita untuk terlibat lebih dekat dengan Firman Tuhan dan mendorong kita tidak hanya untuk menerapkan ajaran Alkitab dalam kehidupan kita sehari-hari, tetapi juga untuk belajar lebih lagi dalam hubungan kita dengan Yesus.
More